Pemeriksaan gula darah bisa dilakukan dengan beberapa cara, dan Anda mungkin menemukan istilah seperti gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan HbA1c. Ketiganya sama-sama berkaitan dengan kadar gula dalam darah, tetapi memberikan gambaran yang sedikit berbeda.
Beda Puasa, Sewaktu, dan HbA1c
Berikut gambaran umum dari masing-masing pemeriksaan:
- Gula darah puasa diperiksa setelah Anda tidak makan dan minum selain air putih selama beberapa jam sesuai anjuran. Pemeriksaan ini menggambarkan kadar gula saat tubuh dalam keadaan puasa.
- Gula darah sewaktu diperiksa kapan saja tanpa memandang waktu makan terakhir, sehingga menggambarkan kadar gula pada saat itu.
- HbA1c memberikan gambaran rata-rata kadar gula darah selama kurun waktu beberapa bulan terakhir, bukan hanya pada saat pengambilan sampel.
Kenapa Ada Beberapa Jenis Pemeriksaan
Masing-masing pemeriksaan menangkap sudut pandang yang berbeda. Ada yang menggambarkan kondisi sesaat, ada pula yang menggambarkan kecenderungan dalam jangka waktu lebih panjang. Karena itu, dokter kadang menggabungkan beberapa jenis pemeriksaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh.
Kadar gula darah juga dapat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti makanan dan minuman sebelumnya, aktivitas fisik, stres, kurang tidur, atau kondisi tubuh saat sedang tidak sehat. Angka yang dianggap ideal bisa berbeda antar laboratorium dan bergantung pada kondisi masing-masing orang.
Menyiapkan Diri untuk Pemeriksaan
- Ikuti anjuran puasa bila memang diminta sebelum pemeriksaan tertentu.
- Sampaikan kepada petugas bila Anda baru saja makan atau sedang tidak enak badan.
- Simpan hasil sebelumnya agar dokter bisa melihat kecenderungannya.
Artikel ini bertujuan membantu Anda memahami jenis-jenis pemeriksaan gula darah, bukan untuk mendiagnosis atau menggantikan penilaian medis. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang hasil Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter, termasuk dokter 20FIT, agar mendapat penjelasan yang sesuai dengan kondisi Anda.